FOTO:

Antisipasi Kekeringan, Pemprov Kalsel Segera Tetapkan Status Siaga Karhutla


Banjarmasin – Menghadapi potensi kekeringan panjang akibat fenomena iklim ekstrem, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersiap menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di musim kemarau.

Penjabat Gubernur Kalsel, bersama instansi terkait seperti BPBD, Dinas Kehutanan, serta TNI-Polri, menggelar rapat koordinasi di Banjarmasin pada awal pekan ini. Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa penetapan status siaga akan dilakukan dalam waktu dekat, menyusul prediksi BMKG yang menyebutkan sebagian besar wilayah Kalsel akan memasuki musim kemarau pada awal Agustus dengan potensi suhu tinggi dan curah hujan minim.

“Langkah ini penting agar semua pihak bisa bersiap lebih awal. Kita tidak ingin kejadian karhutla besar seperti tahun-tahun sebelumnya terulang kembali,” ujar Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Selain itu, Pemprov juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya sangat besar terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas penerbangan. Tim gabungan pun mulai disiagakan di sejumlah titik rawan, terutama di wilayah Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, serta Tanah Laut yang memiliki riwayat kebakaran cukup tinggi.

Upaya mitigasi juga mulai digencarkan, seperti penyuluhan kepada masyarakat, simulasi penanganan darurat, dan patroli terpadu. Tak hanya itu, Pemprov Kalsel juga tengah menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat untuk dukungan sarana pemadaman udara (water bombing) jika nantinya dibutuhkan.

Penetapan status siaga ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, perusahaan pemegang konsesi, hingga masyarakat, untuk lebih waspada dan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla di Kalimantan Selatan.

Penulis:   Handayani Oktaviani
Kontak

banjarnews11@email.com

Ikuti