FOTO:

Polda Kalsel Silaturahmi dengan Guru Besar dan Para Dosen ULM mengenai Anti Premanisme Ormas


Banjarmasin, 26 Maret 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia akademis, Polda Kalimantan Selatan menggelar acara silaturahmi dengan Guru Besar dan para dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Aula Rektorat ULM. Acara ini bertujuan untuk membahas isu premanisme yang melibatkan organisasi masyarakat (ormas) serta mencari solusi bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.


Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan S.I.K, M.H., bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalsel, serta para akademisi terkemuka dari ULM, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam sambutannya, Kapolda Rudi menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam menangani masalah sosial, termasuk premanisme yang sering kali meresahkan masyarakat.


“Premanisme bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah sosial yang memerlukan pendekatan multidisipliner. Kami berharap, melalui kerjasama ini, kita dapat mengedukasi masyarakat tentang bahaya premanisme dan pentingnya penegakan hukum yang tegas,” ujar Kapolda.


Sementara itu, Guru Besar ULM, Prof. Dr. Ahmad Syahrani, menyambut baik inisiatif Polda Kalsel dan menekankan peran penting pendidikan dalam membentuk karakter dan kesadaran masyarakat. “Kami siap berkontribusi dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat tentang nilai-nilai keadilan, keamanan, dan kedamaian. Pendidikan adalah kunci untuk mencegah tindakan premanisme,” ungkapnya.


Acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para dosen dan mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan masukan terkait upaya penanganan premanisme. Beberapa peserta mengusulkan program-program edukasi dan sosialisasi yang melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.


Sebagai penutup, Kapolda Kalsel dan para akademisi sepakat untuk menjalin kerjasama lebih lanjut dalam bentuk seminar, pelatihan, dan kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya premanisme. Dengan sinergi ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga Kalimantan Selatan.


Kegiatan silaturahmi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, demi menciptakan masyarakat yang lebih baik dan bebas dari tindakan premanisme.

Penulis:   Putra Alf
Kontak

banjarnews11@email.com

Ikuti